Rumus rasio kompresi

Akselerasi adalah bagian umum dari langkah modifikasi mesin motor, untuk ini biasanya para mekanik/tuner memodifikasi head silinder dengan harapan semakin kecil volumenya maka semakin besar kompresinya dengan begitu "percepatan" kendaraan akan semakin singkat menggapai top speed-nya.



Mempercepat akselerasi ini istilah mekaniknya adalah memperbesar rasio kompresi sekunder pada mesin, dengan nilai rasio kompresi yang besar maka piston/seher akan di gebuk cepat ini berdampak pada penggunaan nilai oktan bahan bakar, teorinya semakin besar kompresi maka harus semakin lambat titik bakar bahan bakarnya dengan begitu mesin akan tidak terlalu kepanasan. Contoh paling relevan dampak dari penggunaan BBM yang terlalu kecil dari kompresinya adalah detonasi/getaran dan suara ngelitik di mesin, parahnya mengakibatkan piston/seher bolong.



Saat kita mengolderkan suatu mesin motor ke mekanik balap non ikatan, biasanya kita hanya tahu dan merasakan akselerasi dan powernya meningkat namun kita tidak tahu seberapa percis angka rasio kompresinya karena pada dasarnya selain tenaga motor kita juga memerlukan ketahanannya. Nah...dengan demikian sebagai untuk koreksi dan juga pegangan bagi kita di bawah ini adalah uraian rumus mencari besar rasio kompresi head silinder, dan sekalian tolong di evaluasi lagi jika ada rumus yang salah.



 



Jika di nilai rasio kompresi sudah di ketahui maka tinggal di sesuaikan dengan kebutuhan oktan BBM nya seperti yang pernah di bahas pada posting sebelumnya mengenai Hubungan besar kompresi dengan bahan bakar



Rumus mencari rasio kompresi diatas adalah uraiannya, jika kalian tidak mau ambil pusing insya allah pada posting berikutnya akan saya publish cara cepatnya. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar