Porting silinder 2 tak

Porting istilah prakteknya di dunia motor ialah mendesain ulang lubang-lubang di silinder, ada juga istilah porting head silinder namun yang akan kita bahas kali ini tentang porting silinder, orang awam biasanya menyebut dengan korek harian. Jika bertanya apa penting memporting ulang silinder? Jawabannya tentu perlu, namun harus di sesuaikan dengan tujuan pemakaian motornya apakah untuk harian, balapan, dan sebagainya.

Melakukan porting ulang silinder berakibat power motor bertambah, namun fatalnya jika kalkulasi dalam porting terlalu berlebih yang ada power mesin drop dari standarnya.

Berikut ini adalah efek-efek, dan fungsi dari porting ulang silinder mesin 2 tak atau 2 stroke dan ukuran aman untuk melakukan porting silinder.

Exhaust port
  • Para mekanik umumnya mematok ketinggian lubang buang dari bibir/ujung silinder atas sesudah head silinder di lepas.
  • Terlalu tinggi mengangkat lubang buang (exchaust port) akan berakibat power motor saat keluar tidak bisa di kontrol (liar) dengan putaran grip gas (di anggap setingan karburator dan pembakaran pas).
  • Mengangkat lubang buang (exchaust port) akan mengurangi rasio kompresi karena volume bersih ruangan silinder berkurang akibat porting lubang-lubang tadi, namun tidak terlalu drastis.
  • Idealnya pemapasan ketinggian exchaust port untuk motor semi harian cukup 2 mm meter saja yang di buang untuk menghindari motor terlalu liar.

Transfer Port
  • Di maksudkan supaya suplai gas (campuran udara dan bensin) dari ruang crangcase lebih cepat mengisi ruang silinder untuk nantinya di hantarkan oleh piston saat naik ke TMA.
  • Ketinggian di patok dari bibir silinder, normalnya papasan 1 s/d 2 mm.
  • Pertahankan sudut bentuk asli standar lubang transfer, jika memang ingin merubah sudutnya para tuner merekomendasikan persempit sudut atau buat lebih menjauh alurnya dari lubang buang (exhaust port)
  • Untuk lebar dimensi lubang transfer jika berniat memperlebar disarankan hanya kurang dari 1 mm pemapasannya dan sebaiknya hanya pada ujung bawah silinder saja (titik antara ruang crangcase) sementara atasnya jangan, ini bertujuan supaya tingkat ke vakuman dan kepadatan gas di ruang crangcase (bekennya di sebut kompresi primer) terjaga dan aliran gas menuju permukaan piston saat TMB tetep kuat.
  • Haluskan dan buang permukan di sekitar transfer port yang di kiranya kasar dan ber-nat atau undak.

Lubang Bilas
  • Seperti namanya lubang bilas yakni untuk filtering/mengolah kembali gas yang belum terbakar.
  • Berfungsi juga sebagai booster port untuk transfer suply gas dari ruang crangcase.
  • Sebagai penyimbang gas yang di suply melalui lubang transfer dengan memberi tahanan atau perlawanan supaya gas tetap ada (sengaja di jebak) di atas permukaan piston untuk di hantarkan ke head silinder lalu di kompres, di bakar, dan di buang.
  • Membuat jalur alternatif untuk gas yang tidak terbakar.
  • Pada bagian ini sebaiknya tidak di porting ulang cukup dengan membuang nat dan menghaluskan permukaannya saja.


Tips dan trik mengenai porting ulang silinder di atas hanya sebagai acuan aman saja bagi yang nekat melakukan tuning mesin motornya sendiri. Untuk ukuran porting pas nya sesuai dengan merk motor silahkan di sesuaikan sendiri karena mencari setingan pas untuk mesin yang sudah semi korek harian atau full korek mempengaruhi banyak hal, seperti :
  • Turbelensi knalpot
  • Pengapian yang relatif konstan (tidak harus selalu besar).
  • Komponen/spare part yang masih layak pakai
  • Perbanding gir rantai belakang dan gir box.
  • Diameter dan jenis karburator yang di pakai.
  • Nilai angka atau besaran lubang Pilot-Jet dan Main-Jet yang sesuai dengan kebutuhan konsumsi mesin dan kemampuan pengapian membakarnya.

Dengan konsekwensi dan disiplin yang tinggi pada suatu pekerjaan tuning mesin maka tingkat kegagalan dari trial dan error kecil kemungkinannya.

Selamat mencoba dan mengaplikasikannya sobat tuner dan rider 2 stroke engine.

3 komentar:

  1. GAN ni numb ane. . 083897646512 saya lagi garap ru

    BalasHapus
  2. gan mengapa mtr ane jadi ngeden gan , telat teriak ? itu mengapa ya , ane ngikutin prosedur ini

    BalasHapus
  3. coba baca itu,, mengenai korekan 2 tak full.. korekan itu gk segampang yang dikira... http://tuneupbyhenry.wordpress.com

    BalasHapus